RSS

Senin, 08 Maret 2010

Lantunan Hatiku. . . .

Lantunan Hatiku

Entah mengapa sekarang hari-hariku terasa begitu berat ??? Keadaan keluarga yang carut marut seakan membuat suasana hatikupun ikut carut marut. Kondisi didalam sekolah sekarang, juga semakin membuat suasana hatiku semakin kalang kabut. Berbeda dengan kondisi dalam sekolah yang dulu, yang walaupun beban masalah yang pikul begitu berat, tetapi sesampainya disekolah beban itu seakan hilang untuk sementara dalam pikiranku.

Biasanya, kisah hidup seseorang selalu ku jadikan inspirasi untuk menata hidupku agar bisa menjadi lebih baik lagi, tapi mengapa sekarang itu tak bisa lagi untuk ku lakukan. Sekarang, hidupku menjadi berantakan. Entah mengapa tiap hari, waktuku ku habiskan hanya untuk menangis dan meratapi nasib.

Dia yang ku harapkan bisa menemani dan mendampingiku untuk melalui hari-hari yang berat ini, ternyata lebih cepat meninggalkanku dari kelamnya dunia ini. Sejenak aku berpikir dan terus berpikir, hingga ku dapatkan satu jawaban atas pertanyaanku selama ini. Yaitu mungkin ini berupa teguran dari Sang Khalik, agar aku tak pernah lupa akan hakikat diriku, yaitu seorang hamba yang tak boleh lupa akan tuhannya, Allah swt. Yang Maha Segalanya. Agar aku tak hanyut akan kenikmatan duniawi dan lupa akan segalanya. Yang dapat merugikan ku diakhirat kelak.

Walaupun begitu aku sadar bahwa semua yang terjadi didunia ini pasti ada hikmahnya. Dan aku bersyukur telah dikaruniai beberapa kerabat-kerabat dan kakak-kakak yang dapat membuat dan mengajariku cara untuk menyikapi beberapa masalah-masalah yang kuhadapi. Sehingga dari beberapa masalah itu, akhirnya dapat membuat ku semakin dewasa dalam bersikap. Atas dasar cintaku jugalah terhadap mereka semua, sehingga sampai sekarang aku bisa bertahan dan melanjutkan hidup.

Padahal hatiku sebenarnya sudah tidak bisa untuk hidup lagi seperti dahulu kala. Yang kugunakan untuk hidup sekarang hanyalah pikiran dan belahan hatiku saja. Tak tahu kapan, hatiku ini bisa utuh seperti dahulu kala.

Tetapi walaupun begitu, semangat dalam diriku takkan pernah luntur. Akan ku gunakan belahan hatiku ini sebaik-baik mungkin. Dan belahan hatiku inilah yang membuatku semakin semangat untuk mencari belahan hatiku yang satunya dan membuatnya menjadi utuh kembali.

So, dari sini aku bisa belajar bahwa jangan berpikir masalah itu adalah akhir dari segalanya, dan juga jangan jadikan masalah itu sebagai hal yang dapat membuatmu semakin down. Tetapi jadikanlah setiap masalah itu sebagai bahan untuk belajar dan motivasi atau inspirasi agar aku bisa menjadi lebih baik lagi dan lebih bersemangat untuk menjadi manusia baru yang penuh dengan bekal dan lebih matang untuk melanjutkan hidup yang penuh dengan tantangan.

0 komentar:

Posting Komentar

Isi Polingnya yah. . . . thanks before. . .

Test Widget

Cari Blog Ini